Hari Ini : Rabu Kliwon, 21 Oktober 2020 Sekarang Jam : 02:38:07
Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Menyenangkan
Lokasi : TK DAN SD MODEL, Pengiriman berita : Sabtu, 05 Mei 2012 05.40 AM

KegiatanKegiatan berbicara adalah kegiatan yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari siswa. Sehingga, sejak dini melalui mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa dilatih untuk belajar bicara. Tujuan dari belajar berbicara adalah menyampaikan buah pikiran, gagasan, dan ide dengan bahasa yang dapat dipahami orang lain dengan tingkat kebahasaan sesuai dengan karakter umur dan kelompok kelas siswa bersangkutan. Dengan berbicara, maka segala uneg-uneg, gagasan, ide, dan pendapat akan tersampaikan. Apabila isi dari pembicaraan seseorang mendapat tanggapan yang baik dari si penyimak, maka akan menciptakan efek kepercayaan diri yang lebih dari si pembicara untuk selanjutnya berkreasi menyampaikan gagasan lainnya. Penyampaian gagasan akan berdampak pada daya imajinasi siswa dalam mengolah pikirannya sehingga akan meningkatkan daya pikir dan logika. Tak ayal lagi, melalui kegiatan ini, mereka dapat berkreasi tanpa batas. Efek jangka panjangnya, kegiatan ini dapat menghasilkan manusia-manusia unggul dan berhasil kelak di kemudian hari. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, yang meminta siswa dapat menceritakan kembali tentang isi cerita, terutama tema cerita, perwatakan para tokoh dalam cerita, latar tempat kejadian, dan latar waktu, guru menggunakan model pembelajaran menceritakan kembali bacaan yang telah dibaca, didengar, ataupun dialami oleh siswa sendiri. Dengan meminta siswa menceritakan kembali, maka siswa lain akan lebih antusias dalam menyimak isi cerita dibandingkan guru yang selalu bercerita. Siswa akan mendapatkan suasana yang yang berbeda ketika teman sendiri yang bercerita. Dengan gaya yang kadang mengundang tawa, membuat suasana lebih hidup. Siswa lain yang berfungsi sebagai penyimak atau pendengar akan semangat memberi tanggapan tentang isi cerita dari teman-temannya sekaligus memberi evaluasi dari cara temannya bercerita. Dengan kegiatan ini maka siswa akan tertantang untuk berlomba memahami cerita yang sudah pernah mereka dengar atau mereka baca. Siswa yang bercerita merasa lebih dihargai karena ceritanya ditanggapi dan dievaluasi oleh teman-temannya secara adil dan dilengkapi oleh guru. ( Siti Romlah, S.Pd. email : romlah_np@yahoo.com )

   

INFORMASI CORONA
BERITA HOAX
PRESTASI TK DAN SD MODEL

ANDA PENGUNJUNG KE
Pengunjung Website TK dan SD Model Kabupaten Sleman
PENCARIAN CEPAT
MARI BELAJAR

AGENDA TERBARU

LINK TERKAIT